bagian yang bisa dikelupas dari batang dan akar disebut
Untukmengenal berbagai jenis binatang yang dapat berperan sebagai hama, maka sebagai langkah awal dalam kuliah dasar-dasar Perlintan akan dipelajari bentuk atau morfologi, khususnya morfologi luar (external morphology) binatang penyebab hama. Namun demikian, tidak semua sifat morfologi tersebut akan dipelajari dan yang dipelajari hanya terbatas pada
Istilahfarmakognosi pertama kali dicetuskan oleh C.A. Seydler (1815), seorang peneliti kedokteran di Haalle, Jerman, dalam disertasinya berjudul Analecta Pharmacognostica. Farmakognosi berasal dari bahasa Yunani, pharmacon yang artinya itu ”obat” (ditulis dalam tanda petik karena obat disini maksudnya adalah obat alam, bukan obat sintetis
Gambarakar jeruk siam dapat dilihat pada Gambar 2.1. Batang pada tanaman jeruk memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Pada jeruk siam ketinggian tanaman dapat mencapai 2,5-3 m. Pohon tersebut biasanya berasal dari cangkokan dan okulasi. Untuk pohon yang berasal dari okulasi, tingginya ditentukan oleh penggunaan batang bawahnya.
Theobromacacao L., atau yang lebih dikenal dengan tanaman kakao, merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari amerika latin yang dapat tumbuh hingga mencapai 10 meter (Argout et all., (2011), Winarsih (2002)) dikenal di Indonesia sejak tahun 1560.Negara Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar ketiga setalah Ghana dan Pantai
A Tujuan. Dalam penyusunan karya ilmiah ini, tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. Adapun tujuannya adalah agar dapat: 1. Mengetahui bagian – bagian tanaman yang dapat dibentuk menjadi bonsai. 2. Mengetahui tanaman bibit bonsai. 3. Mengetahui tanaman bakal bonsai dan bagaimana cara menanamnya.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Daftar isiPengertian Akar Pada TumbuhanSifat Akar TumbuhanFungsi Akar TumbuhanStruktur Akar TumbuhanStruktur Bagian Luar Akar Morfologi AkarStruktur Bagian Dalam Akar Anatomi AkarJenis-jenis Akar TumbuhanJenis Secara UmumJenis Berdasarkan FungsinyaJika tidak ada akar, tumbuhan tidak bisa hidup karena akar berperan sebagai tempat pencari nutrisi, penyimpanan dan penyerapan air serta zat hara untuk memperkuat tumbuhan dan sebagai alat Akar Pada TumbuhanTumbuhan terdiri dari beberapa bagian, yaitu akar, batang, daun, bunga, dan merupakan bagian terpenting dari tumbuhan yang terletak di dalam biasanya tumbuh ke arah pusat bumi geotrop atau menuju ke air hidrotrop lalu meninggalkan udara dan itu, akar tumbuhan juga ada yang tidak tumbuh dalam tanah melainkan menempel pada tumbuhan Akar TumbuhanAkar tumbuhan mempunyai sifat-sifat, yaituAkar tumbuhan biasanya berada di dalam tanah sehingga tumbuh ke arah pusat bumi Geotrop atau menuju ke air Hidrotop dan meninggalkan udara serta tumbuhan berwarna pucat, tidak memiliki klorofil sehingga tidak bisa tumbuhan berbentuk runcing pada ujungnya dan dapat bertumbuh terus sehingga mudah untuk menembus tumbuhan tidak berbuku-buku, tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik di bagian-bagian tumbuhan mempunyai fungsi, yaituSebagai penopang tumbuh tegaknya tumbuhan karena akar dapat menahan dengan cara mengembangkan dan memanjangkan akarnya agar tumbuhan kuat jika tertiup angin atau alat untuk menyerap nutrisi-nutrisi yang ada dalam tanah berupa air atau zat hara lainnya untuk di salurkan ke seluruh bagian tempat penyimpanan cadangan makanan dan air pada beberapa tumbuhan, misalnya tanaman ubi-ubian atau alat respirasi atau biasa disebut pneumatophores pada tumbuhan tertentu, misalnya akar pada tumbuhan beringin dan alat reproduksi bagi tumbuhan paku dengan melalui perbanyakan vegetatif stolon dan rhizome sehingga bisa melakukan duplikasi, dan berkembang Akar TumbuhanStruktur akar tumbuhan bila diamati dengan pemotongan akar secara melitang di kelompokkan menjadi dua macam, yaituStruktur Bagian Luar Akar Morfologi AkarStruktur bagian luar akar morfologi akar terdiri dariLeher atau pangkal akarMerupakan bagian akar yang bersambungan dengan pangkal akarMerupakan titik tumbuh akar yang dilindungi oleh tudung akar kaliptra.Batang akarMerupakan bagian akar yang terletak antara leher akar serta ujung akarMerupakan bagian yang tidak langsung bersambungan dengan pangkal batang namun keluar dari akar akarMerupakan cabang-cabang akar yang halus serta mempunyai bentuk akar atau bulu-bulu akarMerupakan penonjolan sel-sel kulit luar epidermis untuk memperluas daerah penyerapan air dan mineral, tumbuh dekat ujung akar danrelatif akar kaliptraMerupakan bagian yang terletak paling ujung dan berfungsi untuk melindungi akar terhadap kerusakan mekanis pada waktu menembus Bagian Dalam Akar Anatomi AkarStruktur pada bagian dalam akar anatomi akar terdiri dariEpidermisEpidermis merupakan jaringan dalam akar yang berada pada lapisan memiliki sel yang berbentuk pipih dengan dinding tipis dekat dengan ujung akar dan akan mengalami perubahan berbentuk rambut-rambut berfungsi untuk untuk menyerap air dan mineral dengan perluasan suatu merupakan jaringan yang berada dibawah epidermis. Korteks memiliki sel yang tidak tersusun rapat sehingga banyak terdapat ruang antarsel yang memiliki peran dalam pertukaran ini memiliki fungsi yaitu sebagai tempat menyimpan merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder mempunyai kandungan selapis suberin atau gabus yang disebut dengan pita inilah yang akan mengalami suatu penebalan sekunder dan jaringan endodermis akan tanggal bersama dengan sel pusat SteleSilinder pusat merupakan bagian yang terdapat didalam suatu sel endodermis. Silinder pusat terdiri dari jaringan xylem dan lapisan luar silinder pusat terdapat perikambium ataupun perisikel. Pada bagian tengah terdapat jaringan pembuluh atau jaringan parenkim Akar TumbuhanJenis Secara UmumSecara umum, akar dibedakan menjadi duajenis, yaitu1. Akar TunggangAkar tunggang merupakan akar yang biasa dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua atau dikotil dan dapat diperbanyak secara akar tunggang lebih mempertahankan akar lembaganya dan dapat berkembang menjadi akar pokok yang akan bercabang menjadi akar-akar berukuran tunggang memiliki fungsi untuk menyimpan makanan. Contoh tumbuhan yang memiliki akar tunggang, yaitu tumbuhan wortel dan tumbuhan yang berbentuk Akar SerabutAkar serabut merupakan akar yang dimiliki oleh tumbuhan berkeping satu atau monokotil. Akar serabut memiliki bentuk seperti serabut kelapa yang kecil dan serabut terbentuk dari akar lembaga yang mati serta tumbuh akar-akar baru yang memiliki ukuran relative sama dan keluar dari pangkal serabut memiliki fungsi yaitu untuk memperkuat berdirinya tumbuhan berakar serabut yaitu pohon kelapa, pohon pisang dan Berdasarkan FungsinyaBerdasarkan fungsinya akar dibedakan menjadi delapan jenis, yaituAkar gantung atau akar udara radix aereusAkar gantung tanaman anggrekAkar gantung atau akar udara radix aereus merupakan akar yang terdapat diatas permukaan tanah, melekat pada batang, posisinya menggantung serta tumbuh menjuntai ke arah gantung memiliki fungsi untuk menyerap air dan gas dari udara. Contoh tumbuhan berakar gantung, yaitu beringin dan pembelit cirrhus radicalisAkar pembelit tanaman vaniliAkar pembelit cirrhus radicalis merupakan akar yang membelit batang pokok tempat melekatnya pembelit berfungsi untuk membelit penunjang dari tumbuhan merambat. Contoh tumbuhan berakar pembelit yaitu napas pneutophoraAkar napas tanaman bakauAkar napas pneutophora merupakan akar yang tumbuh keluar dari batang bagian bawah dengan sebagian menyembul keluar dan sebagian lagi tumbuh di dalam napas dengan bagian yang menyembul keluar merupakan tempat masuknya udara melalui celah-celah permukaan tumbuhan yang memiliki akar napas ini yaitu bakau dan pelekat radix adligansakar pelekat tanaman sirihAkar pelekat radix adligans merupakan akar yang tumbuh dari ruas atau buku-buku batang serta tumbuh melekat dan memanjat pada pelekat berfungsi untuk membantu tumbuhan memanjat untuk menempel pada tumbuhan yang memiliki akar pelekat yaitu tumbuhan penghisap haustoriumAkar penghisap tanaman tali putriAkar penghisap haustorium merupakan akar yang dipunyai oleh tumbuhan penghisap berfungsi sebagai penyerap air, mineral dan juga zat makanan dari batang pohon yang ditumpanginya. Contoh tumbuhan berakar penghisap yaitu benalu dan tali tunjangakar tunjang tanaman pandanAkar tunjang merupakan akar yang tumbuh di bagian bawah batang dan dapat tumbuh ke segala tunjang berfungsi untuk menunjang agar batang tidak jatuh ke samping. Contoh tumbuhan berkar tunjang yaitu bakau dan lututAkar lutut tanaman mangroveAkar lutut merupakan akar yang sebagian tumbuh di atas tanah kemudian tertanam di dalam tanah dengan membengkok seperti berbentuk lutut berfungsi sebagai alat pernapasan. Contoh tumbuhan berakar lutut, yaitu tumbuhan bruguiera parvifolia dan banirAkar banir pada pohon kenariAkar banir merupakan akar yang berbentuk seperti papan menonjol di bagian pangkal pohon berukuran lebih besar dari batang pohonnya. Akar banir berfungsi untuk membantu tegak berdirinya batang banir banyak tumbuh di hutan tropis. Contoh tumbuhan berakar banir yaitu sukun dan kenari.
- Tak hanya manusia, tumbuhan juga memiliki organ penting yang membantu kelangsungan hidupnya. Bagian-bagian tumbuhan tersebut, di antaranya akar, bunga, daun hingga buah. Tiap bagian memiliki fungsi, namun tidak semua tumbuhan memiliki bagian yang sama. Dalam artikel ini, terdapat bagian-bagian tumbuhan secara umum dan fungsinya. Diketahui, tumbuhan juga bermanfaat bagi manusia karena menghasilkan gas oksigen untuk bernapas. Lantas, apa saja bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya? Hamparan bunga teratai di Danau Teratai atau Rana Tonjong, Manggarai Timur. Mengenal Bagian Tumbuhan dan Fungsinya Akar, Daun, Bunga, Batang, dan Buah. Makur Berikut ini bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya, dilansir dari Buku Tematik Tema 3 Kelas 4 SD dan Akar Akar merupakan bagian tumbuhan yang umumnya berada di dalam tanah. Untuk beberapa jenis tumbuhan, akar juga terdapat di atas tanah bahkan menggantung. Akar berfungsi sebagai bagian yang mengokohkan tumbuhan. Jika tumbuhan tidak memiliki akar, tumbuhan akan mudah dicabut, mudah roboh ketika diterpa angin, atau hanyut terbawa air ketika turun hujan. Zat-zat mineral dan air yang dibutuhkan untuk membuat makanan diserap oleh akar dari dalam tanah. Namun, pada beberapa tumbuhan tertentu, akar tidak hanya berfungsi menyerap air dan mineral, tetapi juga berfungsi sebagai penyimpanan cadangan makanan, misalnya pada beberapa tumbuhan umbi-umbian. Baca juga Sumber Energi Panas Berikut Pengertian, Contoh, dan Manfaat bagi Makhluk Hidup Baca juga Tentang Ekosistem Pengertian, Komponen, Jenis-jenis, dan Contohnya Bunga Bunga merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan biji. Selain itu, sebagai pemikat hewan pembantu penyerbukan. Pada bunga terdapat benang sari dan putik sehingga dapat dihasilkan alat perkembangbiakan. Ilustrasi Tumbuhan Dikotil. Mengenal Bagian Tumbuhan dan Fungsinya Akar, Daun, Bunga, Batang, dan Buah. Daun Bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Daun banyak mengandung zat warna hijau yang disebut klorofil. Daun terdiri atas tangkai daun dan helai daun. Batang Bagian tumbuhan yang berada di atas tanah adalah batang yang berfungsi sebagai tempat munculnya daun, bunga, dan buah. Batang juga berfungsi mengedarkan mineral dan air yang diserap akar, serta zat makanan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Pada sebagian besar tanaman, batang adalah pucuk vertikal utama. Secara umum, batang biasanya tegak atau naik. Tapi bisa juga berbaring di tanah, seperti pada ubi jalar dan stroberi. Batang juga dapat memanjat di atas batu atau tanaman melalui akar kecil. Fungsi batang - Tempat duduk daun - Sarana lintasan air dan mineral ke daun - Menyimpan air dan garam mineral dari akar ke daun - Menyalurkan zat makanan dari daun ke seluruh tubuh - Mengarahkan tumbuhan agar memperoleh cahaya matahari yang cukup Buah Buah merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi melindungi biji serta cadangan makanan buat biji berkecambah. Selain itu, juga sebagai sumber makanan hingga pembentukan tumbuhan baru. Contohnya buah mangga dan buah apel. Buah terdiri atas daging buah dan biji. Biji Biji merupakan hasil dari pembuahan yang terjadi akibat penyerbukan antara serbuk sari dan sel telur pada putik. Jika biji ditanam akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Kemudian, biji ada yang berkeping satu dan ada yang berkeping dua. Biji berkeping satu disebut monokotil dan biji berkeping dua disebut dikotil. Bangun DS, Welianto
JawabanEpidermisEpidermis merupakan batang yang tersusun dari sebuah sel rapat tanpa ruang antar sel epidermis atas berbeda dengan epidermis bawah. Permukaan atas daun disebut permukaan adaksial dan permukaan bawah disebut dikelilingi epidermis. Di antara sel epidermis ada yang berubah menjadi sel penutup, idioblas, dan berbagai tipe epidermis sebagai pelindung dari bahaya kekeringan. Pada tumbuhan dikotil memiliki lapisan epiermis berupa kulit kayu yang berbentuk dari jaringan merupakan yang tersusun dari jaringan parenkin yang berkloroplas. Sel-selnya berdinding tipis dan tersusun tidak beraturan dengan ruang antarsel yang di luar korteks yang berbatasan dengan epidermis terdiri atas kolenkim atau batang dapat juga berisi sklereida, sel sekretori, dan juga Mengapa Tumbuhan Kantong Semar dan Venus Memakan Serangga?EndodermisBatas antara korteks dan stela adalah endodermis. Endodermis batang berbeda dengan endodermis endodermis terdiri atas sel hidup yang berbentuk silinder kosong. Dinding endodermis mempunyai struktur yang khas dan khusus.
Akar adalah organ embrionik pertama yang berkembang selama perkecambahan biji. Ini pertama kali dibedakan dengan bagian yang berdiferensiasi buruk, yang merupakan radikula. Ini, ketika berkembang, menjadi akar primer, dengan jaringan pelindung di ujungnya yang disebut tudung atau kaliptra. Akar, sebagai organ tumbuhan berpembuluh kecuali psilophytes, umumnya tumbuh ke arah dalam tanah karena menyajikan geotropisme positif dan fototropisme negatif. Akar bersama-sama dengan batang merupakan sumbu utama tanaman. Tidak ada pemisahan yang jelas di antara mereka, karena keduanya memiliki silinder jaringan pembuluh darah yang termasuk dalam jaringan dasar. Namun, struktur akar cenderung lebih sederhana daripada batang karena habitatnya di bawah tanah. Ciri-ciri yang membedakann akar dari batang adalah tidak adanya klorofil, kuncup, simpul, dan lain-lain, tetapi ada pengecualian, seperti akar adventif jagung, yang memang membentuk klorofil dalam jumlah kecil, dan akar yang memiliki tunas adventif., seperti ubi jalar, pohon apel dan beberapa semak mawar. Fungsi utamanya adalah penyerapan air dan garam-garam mineral dari tanah melalui rambut-rambut penyerap, sampai ke akar di mana mereka dibawa getah mentah menuju batang dan daun di mana mereka diubah menjadi senyawa organik selama fotosintesis. Selain itu, akar mengikat tanaman ke tanah dengan cara menahan pembengkokan. Akar banyak jenis tumbuhan dapat melakukan fungsi penyimpanan cadangan makanan, misalnya ubi jalar, bengkuang, bit, singkong dan banyak lainnya, yang digunakan untuk konsumsi manusia. Akar bisa primer, sekunder dan adventif. Ada beberapa pengecualian karena beberapa akar dapat berupa epigeal ditemukan di atas tanah atau di udara yang tinggi di atas tanah atau di atas air. Ada juga pengecualian dengan batang, karena pada beberapa tanaman batang tumbuh di bawah tanah. Batang itu disebut rimpang. Apa itu Akar? Akar adalah organ utama tanaman yang bertugas menyerap air. Ini pada dasarnya hadir pada semua tumbuhan vaskular, meskipun akar tidak pernah dibentuk pada tumbuhan primitif seperti pakis Psilotum dan kerabat terdekatnya, dan pada tanaman tubuh epifit atmosfer tertentu, seperti lumut Spanyol Tillandsia. Bahkan, akar, menurut definisi, harus memiliki jaringan pembuluh angkut, yaitu, saluran air pada xilem dan saluran gula pada floem, diatur dengan cara tertentu. Rhizoid berarti ” seperti akar “ yang terdapat pada tanaman nonvaskuler, seperti lumut daun dan lumut hati, dan pada gametofit tumbuhan vaskular tanpa biji, seperti pakis, dan ekor kuda. Rizoid juga menyerap air tapi benar-benar tidak memiliki jaringan pembuluh angkut. Meskipun kita biasanya tidak melihat mereka, akar mungkin bagian yang paling luas dari tumbuhan. Akar tidak hanya diperhitungkan sebanyak sepertiga massa tumbuhan, tetapi mereka tersebar luas baik didalam dan melebar. Misalnya, jika semua segmen percabangan sistem akar tumbuhan gandum yang dipotong dan disusun menjadi garis lurus, akan memperpanjang sekitar 380 mil. Tumbuhan menginvestasikan banyak sumber daya berkembang ke dalam seperti sistem akar yang rumit, dan ini adalah karena akar adalah sumber satu-satunya mineral dan air bagi Tumbuhan, yang larut langsung dari tanah. Pada saat yang sama, sistem akar menstabilkan tumbuhan sehingga tidak dapat dengan mudah ditiup oleh angin. Ini adalah masalah bagi beberapa pohon, yang mungkin memiliki sistem akar yang luas tapi dangkal. Jika akar tidak tertancap cukup dalam, maka tidak hanya akan tidak memiliki akses ke tempat air, mereka juga akan mendapat risiko tumbang oleh badai, atau roboh dengan sendirinya. Fungsi akar Jangkar. Dalam kasus tanaman yang tumbuh di tanah, tergantung pada granulometri substrat, akar berkembang dan bercabang lebih atau kurang. Penampilan akar berubah dari satu tanaman ke tanaman lain oak holm memiliki akar yang berkembang secara mendalam, sementara poplar mengembangkannya secara dangkal. Dalam kasus Tillandsias, akarnya dikhususkan untuk memenuhi fungsi penahan saja. Penyerapan air dan nutrisi dari tanah, dan transportasi mereka ke seluruh tanaman untuk pertumbuhan dan daun untuk fotosintesis. Transportasi dilakukan oleh tekanan di akar karena penyerapan air. Penciptaan tanah. Molekul dan enzim yang disekresikan oleh akar dan hubungan simbiosisnya berkontribusi pada pembentukan tanah. Akar banyak pohon mengeluarkan asam organik yang cukup kuat untuk melarutkan batu kapur dan melepaskan kalsium dan mineral lain yang berguna bagi spesies yang memproduksi dan memanfaatkan humus. Komunikasi. Spesies pohon tertentu dapat menggabungkan akarnya dengan akar pohon dari spesies yang sama dan dengan demikian mengumpulkan sumber daya air dan nutrisi. Ikatan ini dapat membantu pohon yang terluka parah bertahan hidup dan lebih tahan terhadap erosi tanah, lereng, dan tepian. Ketika koneksi tidak secara langsung fisik, komunikasi dapat terjadi melalui jaringan mikoriza. Telah ditemukan bahwa barisan pohon, rumpun dan bagian penting dari hutan dapat dihubungkan, yang menunjukkan bahwa ini adalah keuntungan evolusioner yang penting. Bagian akar Kaliptra. Di ujung setiap akar yang tumbuh ada penutup berbentuk kerucut yang disebut kaliptra. Biasanya tidak terlihat dengan mata dan terdiri dari jaringan lunak yang tidak berdiferensiasi. Kaliptra menutupi, melindunginya, jaringan meristematik atau pertumbuhan, yang melaluinya proliferasi oleh sel mitosis berasal yang, setelah berdiferensiasi, membentuk struktur dewasa akar. Di belakang meristem adalah parenkim, jaringan pembuluh darah dan, di akar yang harus menebal dalam beberapa tahun berturut-turut, meristem yang tersisa, bertanggung jawab untuk pertumbuhan sekunder. Kaliptra fungsinya memberikan perlindungan mekanis pada sel-sel meristematik ketika akar tumbuh melalui tanah. Sel-sel ini dihancurkan oleh pertumbuhan akar dan gesekan dengan tanah, tetapi dengan cepat digantikan oleh sel-sel baru yang dihasilkan oleh pembelahan sel pada permukaan luar meristem akar. Kaliptra juga terlibat dalam produksi lendir, yang merupakan zat agar-agar yang menutupi sel-sel meristematik yang baru terbentuk. Sel-sel ini mengandung statolit, yaitu butiran pati yang ditemukan di dalam sel dan sangat padat, sehingga mereka bergerak sebagai respons terhadap gaya gravitasi, memberikan informasi yang diperlukan akar untuk pertumbuhannya. Epidermis. Permukaan luar akar disebut epidermis. Sel-sel epidermis baru menyerap air dari lingkungan sekitarnya dan menghasilkan rambut-rambut akar yang meningkatkan area penyerapan air dari sel epidermis. Rambut akar sangat halus dan umumnya berumur pendek beberapa hari. Ketika akar tumbuh, ia menghasilkan rambut akar baru untuk menggantikan yang mati. Proses yang digunakan tanaman untuk menyerap air dari tanah disebut osmosis. Proses ini menggunakan konsentrasi garam yang lebih tinggi di dalam akar dibandingkan dengan kandungan garam tanah untuk menarik air ke akar. Untuk alasan ini tanaman mengalami kesulitan besar menyerap air asin. Korteks. Di bawah epidermis kita menemukan korteks yang terdiri dari sebagian besar akar. Fungsi utama korteks adalah untuk menyimpan pati. Ruang antar sel di korteks memungkinkan aerasi sel, yang sangat penting untuk respirasi. Endodermis. Endodermis adalah lapisan tipis yang terdiri dari sel-sel kecil dan ditemukan di bagian terdalam korteks, di sekitar jaringan pembuluh darah. Sel-sel yang membentuk endodermis mengandung zat yang disebut suberin yang berfungsi untuk membuat semacam penghalang kedap air, penghalang ini dikenal sebagai pita caspari, suberin tersusun melintang di lapisan sel yang membentuk pita, di luar dan melalui apoplast ruang bebas dari akar. Air hanya dapat mengalir satu arah melalui endodermis ke dalam atau dengan kata lain menuju pusat akar. Silinder vaskuler Silinder pembuluh angkut atau prasasti disebut prasasti dalam bahasa Inggris terdiri dari segala sesuatu yang ada di dalam endodermis. Bagian luar juga disebut perisikel dan mengelilingi silinder vaskular asli. Pada tumbuhan monokotil, xilem dan floem tersebar secara acak di sekitar pusat silinder pembuluh. Dalam eudikotiledon sel-sel xilem bersama-sama membentuk struktur tunggal. Jenis akar klasifikasi Ada beberapa cara di mana kita dapat mengklasifikasikan akar Jenis-jenis akar menurut bentuknya Akar primer atau aksonomorfik Akar berfasikulasi Akar napiform Akar bercabang Akar berbonggol Jenis akar menurut arah tumbuhnya Akar adventif Akar air Akar isap Akar udara Akar penyimpanan Jenis akar menurut jangkar yang mereka berikan pada tanaman Akar kontraktil Akar fulkreas atau egrang Akar epifit Akar primer atau aksonomorfik
Yuk, kita bedah anatomi organ vegetatif pada tumbuhan! Ada akar, batang, dan daun. Eits, tapi sudah tahu belum apa sih, maksud dari organ vegetatif? Biar tahu, baca selengkapnya di artikel ini, ya! — Ketika kamu melihat tumbuhan, mungkin yang kamu lihat hanya beberapa bagiannya saja seperti daun, batang, ranting, dan terkadang akarnya. Tapi, tahu nggak sih, kalau ternyata struktur tumbuhan itu jauh lebih kompleks lho, termasuk organ-organ di dalamnya. Hmm.. kira-kira seperti apa ya, organ pada tumbuhan? Apakah sama dengan organ manusia? Yuk, kita bahas bersama! Tumbuhan itu terdiri dari dua macam organ, ada organ vegetatif dan generatif. Organ vegetatif merupakan bagian-bagian tumbuhan yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan, sedangkan organ generatif berguna untuk proses perkembangbiakan. Nah, di artikel ini, kita hanya akan fokus belajar tentang organ vegetatif saja yaitu akar, batang, dan daun. Akar Kamu tahu nggak, kenapa akar sering disebut sebagai pencari makan’ bagi tumbuhan? Hal ini disebabkan karena akar berfungsi untuk menyerap air dan mineral yang ada di tanah, sehingga tumbuhan bisa mendapat berbagai nutrisi yang dibutuhkannya untuk hidup. Selain itu, akar juga berfungsi untuk memperkuat batang dan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Contoh tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan di akar adalah wortel. Wortel itu bukan buah ya, teman-teman! Wortel itu berkembang dari akar utama yang membesar karena dijadikan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Pertumbuhan tanaman wortel Sumber Pada beberapa tumbuhan, akar juga berfungsi sebagai alat reproduksi vegetatif, yaitu reproduksi yang tidak melibatkan pertemuan antara alat kelamin jantan dan betina. Nah, setelah tahu fungsi akar, kita masuk ke anatominya, yuk! Struktur luar akar terdiri atas akar lateral, akar primer, rambut akar, ujung akar, dan tudung akar. Tudung akar berfungsi sebagai pelindung sel akar dari kerusakan saat menembus tanah, sedangkan rambut akar berperan dalam menyerap air dan mineral dalam tanah. Kalau kita lihat struktur anatomi akar dari penampang melintang, terdapat persamaan dan juga perbedaan antara akar dikotil dan akar monokotil. Nah, pada bagian pertama, yaitu epidermis akar, baik pada akar monokotil dan dikotil, epidermis ini merupakan bagian yang letaknya paling luar. Bagian ini berperan sebagai pelindung. Lalu, ada beberapa bagian epidermis yang termodifikasi menjadi rambut akar. Selanjutnya, bagian kedua yaitu korteks. Korteks merupakan jaringan dasar yang terletak di antara epidermis dan endodermis. Akar monokotil dan dikotil sama-sama memiliki korteks yang biasanya didominasi oleh jaringan dasar berupa parenkim. Jaringan parenkim ini berperan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Baca juga Tipe-Tipe Perkecambahan pada Tumbuhan Bagian ketiga yaitu stele atau silinder pusat. Bagian ini dibatasi oleh endodermis, yaitu jaringan yang dindingnya memiliki pita kaspari dengan sifat anti air atau waterproof. Sehingga endodermis ini berperan mengatur masuknya air dan mineral menuju xilem di stele. Selain itu, di bagian stele juga terdapat berkas pembuluh yang berisikan xilem dan floem. Pada akar monokotil, susunan berkas pembuluhnya melingkar dengan xilem dan floem terletak selang-seling. Karena susunannya melingkar, maka akar monokotil memiliki empulur dibagian tengah stele yang berisikan jaringan parenkim. Nah, hal ini berbeda dengan akar dikotil. Xilem pada akar dikotil terletak di tengah, biasanya membentuk huruf X atau tanpa +. Floemnya terletak diantara lengan xilemnya. Karena dibagian tengah ada xilem, maka akar dikotil tidak memiliki empulur. Batang Pernah nggak kamu makan tebu? Nah, ketika kita menggigit tebu, bagian yang kita gigit sebenarnya adalah bagian batang. Batang ini fungsinya sama seperti mobil, yaitu sebagai alat transportasi. Zat yang melewati’ batang ini salah satunya adalah air. Air dari akar ke daun serta hasil fotosintesis dari daun ke akar, akan melewati batang. Batang juga berfungsi sebagai tempat melekatnya daun, bunga, dan buah, serta sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Beberapa tumbuhan yang menyimpan cadangan makanannya di batang adalah tebu, sagu, dan kaktus. Selain itu, pada beberapa tumbuhan, batang juga berfungsi sebagai alat reproduksi vegetatif, seperti pada tanaman singkong. Morfologi batang tidak sama pada semua tumbuhan. Pada batang herba batang lunak seperti pada tanaman bayam, kangkung, dll, batang umumnya berwarna hijau, lunak, kecil, dan terdapat stomata. Sedangkan pada batang berkayu batang akan terasa keras, tebal, dan mengandung lentisel. Kemudian, semua batang juga pasti memiliki nodus dan internodus. Nodus adalah tempat menempelnya daun, sedangkan internodus adalah jarak antara 2 nodus. Struktur anatomi untuk batang monokotil dan dikotil agak berbeda ya, guys! Tapi secara umum, baik pada batang dikotil maupun monokotil, terdapat 3 bagian yaitu epidermis, berkas pembuluh, dan jaringan dasar. Untuk bagian epidermis, baik pada batang monokotil dan dikotil tidak terlalu berbeda ya, secara anatomi. Perbedaan antara anatomi batang dikotil dan monokotil terdapat pada jaringan dasar dan berkas pembuluhnya. Jaringan dasar pada batang dikotil dapat dibedakan menjadi korteks yang terletak di pinggir dan empulur di bagian tengah. Sedangkan pada monokotil, batas antara korteks dan empulur tidak jelas sehingga disebut jaringan dasar saja. Berkas pembuluh merupakan gabungan antara xilem dan floem. Kalau di batang dikotil, berkas pembuluhnya tersusun pada kambium makanya terlihat melingkar dan lebih rapi. Hasil pembelahan kambium ke arah dalam akan menghasilkan xilem, sedangkan pembelahan kambium ke arah luar akan menghasilkan floem. Sementara itu, pada batang monokotil tidak terdapat kambium, makanya berkas pembuluhnya itu letaknya menyebar. Daun Ini dia organ vegetatif yang ketiga, yaitu daun! Daun ini merupakan tempat terjadinya proses fotosintesis, nih. Selain sebagai tempat fotosintesis, pada beberapa tumbuhan, daun juga berfungsi sebagai alat reproduksi vegetatif, seperti pada cocor bebek. Daun juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan dan tempat terjadinya transpirasi atau penguapan air. Secara morfologi, bagian-bagian daun itu ada helai daun, tulang daun, dan pada beberapa daun ada juga yang punya tangkai daun atau pelepah daun. Sedangkan secara anatomi, bagian-bagian daun itu ada epidermis, yang biasanya transparan agar cahaya dapat lewat dan menyinari jaringan yang lebih dalam. Kemudian, ada stomata yang bisa membuka dan menutup sebagai tempat keluar masuknya gas CO2 dan O2 serta uap air. Selanjutnya ada mesofil, yang terbagi menjadi jaringan palisade dan spons. Palisade adalah jaringan dengan sel yang panjang dan banyak mengandung kloroplas untuk fotosintesis. Sedangkan jaringan spons adalah jaringan yang memiliki kloroplas namun memiliki banyak ruang antar sel untuk transportasi gas di dalam daun. Terakhir, ada juga berkas pengangkut, yang fungsinya adalah untuk transportasi air dan hasil fotosintesis. Ternyata tumbuhan bukan hanya sekedar daun dan batang saja, ya! Masih ada banyak bagian tumbuhan yang perlu kamu tahu. Nah, biar kamu bisa lebih mengenal anatomi organ pada tumbuhan, yuk tonton pembahasan lengkapnya di ruangbelajar! Download aplikasinya sekarang! Referensi Irnaningtyas, Istiadi Y. 2016. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Edisi Revisi. Jakarta Erlangga. Sumber Gambar Gambar Siklus Hidup Wortel’ [Daring]. Tautan Diakses 8 September 2021 Artikel ini telah diperbarui pada 8 September 2021.
bagian yang bisa dikelupas dari batang dan akar disebut